Terpaksa juga dibuat tulisan ini, Awalnya si tidak ingin menceritakan kejadian ini tapi tidak sengaja saya melihat thread http://www.diskusiwebhosting.com/showthread.php/2689-Maaf-numpang-tanya-Banned-ID tentang salah satu client HOSTgokil.com yang menanyakan kenapa ID HOSTgokil.com di forum tersebut dibanned. Tulisan ini bertujuan untuk mengklarifikasikan mengapa bisa di Banned dan juga bisa dijadikan pelajaran berharga buat kita semua.

/etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo
[base]
name=CentOS-$releasever - Base
baseurl=http://centos.mirror.cust.lstn.net/$releasever/os/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://mirror.centos.org/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-5

[update]
name=CentOS-$releasever - Updates
baseurl=http://centos.mirror.cust.lstn.net/$releasever/updates/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://mirror.centos.org/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-5

[addons]
name=CentOS-$releasever - Addons
baseurl=http://centos.mirror.cust.lstn.net/$releasever/addons/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://mirror.centos.org/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-5

[extras]
name=CentOS-$releasever - Extras
baseurl=http://centos.mirror.cust.lstn.net/$releasever/extras/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://mirror.centos.org/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-5

[centosplus]
name=CentOS-$releasever - Plus
baseurl=http://centos.mirror.cust.lstn.net/$releasever/centosplus/$basearch/
gpgcheck=1
gpgkey=http://mirror.centos.org/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-5

Dasar-Dasar perintah IPtables

Perintah-Perintah Iptables

Untuk melihat apakah di dalam sistem kita sudah terinstal paket-paket iptables, ketikkan perintah berikut:
# rpm -qa | grep iptables
Jika memang belum terinstal, ketikkan perintah berikut:
# yum -y install iptables*
Agar iptables dapat berjalan otomatis setelah restart, gunakan perintah:
# chkconfig iptables on
Untuk melihat status iptables, gunakan perintah:
# service iptables status
Untuk menyalakan iptables, gunakan perintah:
# /etc/init.d/iptables start
Untuk mematikan iptables, gunakan perintah:
# /etc/init.d/iptables stop
Untuk merestart iptables, gunakan perintah:
# /etc/init.d/iptables restart

Sintaks Iptables

Secara umum, sintaks iptables dapat dituliskan seperti berikut:
# iptables [-t table] command [match] [target/jump]

Penjelasan dari sintaks di atas dapat dijelaskan di bawah ini:

setelah testing server baru iix, kami cba untuk testing dengan mengubah repository nya ke dalam negeri, tepat nya punya si kambing :D
1. Login ke ssh anda
2. Rubah nama file konfigurasi repository yang lama yang terdapat di /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo.
[root@vps--]# mv /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo.old
3. Buat file konfigurasi repo yang baru dengan nama CentOS-Base.repo ( saya menggunakan editor nano karena lebih mudah :) ). dan isikan file terbut dengan konten dibawah ini.
[root@vps]# nano /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo

Tutorial ini sesuai judulnya adalah cara untuk menutup port yang tidak diperlukan pada linux. Karena port yang terbuka dan yang tidak terpakai biasanya sangat rentan terhadap penyerangan. Disamping itu, bagi para pengguna VPS yang menjadikan sebagai VPN seringkali mendapati usernya yang “nakal” yang memanfaatkan VPN untuk melakukan hal-hal illegal, seperti hacking dan spamming.