<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HOSTgokil Blog&#187; Berita promo domain fantastico hosting internet iix facebook joomla web server</title>
	<atom:link href="http://blog.hostgokil.com/category/wordpress/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.hostgokil.com</link>
	<description>Web hosting dan domain murah server USA dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Aug 2010 16:47:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>kumpulan modul wordpress</title>
		<link>http://blog.hostgokil.com/kumpulan-modul-wordpress.html</link>
		<comments>http://blog.hostgokil.com/kumpulan-modul-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:54:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[plugin]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.hostgokil.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[ModuL ecommerce http://wordpress.org/extend/plugins/quick-shop/ cara bikin quote &#60;blockquote&#62;&#8230;.text yg diquote&#8230;.&#60;/blockquote&#62; di visual editornya ada kok button blockquote, yg pake icon &#8221; (tanda kutip) bisa juga dengan menggunakan: Alt+Shift+Q (block dulu text yg mo di-quote) Membuat Spoiler Jika Anda menulis dengan WordPress editor visual seperti [TinyMCE], cukup memasukkan teks Anda ingin menyembunyikan antara [spoiler] teks di sini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ModuL ecommerce</strong></p>
<p>http://wordpress.org/extend/plugins/quick-shop/</p>
<p><strong>cara bikin quote</strong></p>
<blockquote>
<div style="margin: 5px 20px 20px;">&lt;blockquote&gt;&#8230;.text yg diquote&#8230;.&lt;/blockquote&gt;</div>
</blockquote>
<p>di visual editornya ada kok button blockquote, yg pake icon &#8221; (tanda kutip)</p>
<p>bisa juga dengan menggunakan: Alt+Shift+Q (block dulu text yg mo di-quote)</p>
<p><strong>Membuat Spoiler</strong></p>
<p><span id="result_box"><span style="background-color: #ffffff;" title="If you write with the WordPress visual rich editor [TinyMCE], simply put the text you want to hide between [spoiler] text here [/spoiler] tags.">Jika Anda menulis dengan WordPress editor visual seperti [TinyMCE], cukup memasukkan teks Anda ingin menyembunyikan antara [spoiler] teks di sini [/ spoiler] tag.</span></span></p>
<p><span style="background-color: #ffffff;" title="If you don't use the visual editor you only have to put the text between [spoiler] text here [/spoiler] or &lt;spoiler&gt; text here &lt;/spoiler&gt; tags.">Jika Anda tidak menggunakan editor visual Anda hanya perlu meletakkan teks di antara [spoiler] teks di sini [/ spoiler] atau &lt;spoiler&gt; teks di sini &lt;/ spoiler&gt; tags.</span></p>
<p><strong>Advanced Admin Menus</strong><br />
Jika sering masuk ke halaman admin panel dan sering mengakses menu-menu yang ada, mungkin cukup merepotkan (menyita waktu) ketika harus sering berpindah antar sub menu. Apalagi dengan koneksi yang pas-pasan, untuk loading menu saja terkadang harus menunggu lama. Dengan plugins ini, maka menu admin wordpress menjadi menu drop down, sehingga sangat menyingkat waktu akses.</p>
<p><strong>WordPress Plugin Uploader</strong><br />
Mungkin plugins ini yang pertama kali perlu ditambahkan. Ketika kita ingin menambah/upload plugin baru melalui FTP Client, maka terkadang harus menunggu lama, dan sebelumnya plugins harus di extract terlebih dulu. Tetapi terkadang FTP Client tidak tersedia (mungkin ketika di warnet), sehingga kesulitan untuk menambah plugins. Dengan wordpress plugins uploader ini, proses penambahan plugins menjadi sangat mudah. Kita tinggal download plugins dalam bentuk zip dan langsung mengupload melalui menu wœwordpress plugins uploader di admin panel, tanpa harus mengextract file zip tersebut. Sehingga tidak memerlukan program tambahan dan proses uploadnya pun lebih cepat.</p>
<p><strong>All in One SEO Pack</strong><br />
Salah satu kunci banyaknya pengunjung blog atau web adalah seberapa populer web kita di search engine &#8211; search engine yang ada seperti google. Memang kita bisa melakukan secara manual agar blog/web kita lebih dikenal oleh search engine, tetapi dengan plugin SEO ( search Engine Optimization) ini, proses tersebut menjadi lebih mudah.</p>
<p><strong>Counterize II</strong><br />
Salah satu fasilitas yang ingin diketahui pemilik blog atau web adalah statistik pengunjung. Statistik pengunjung sangat bermanfaat untuk perbaikan dan evaluasi blog kita. Sebenarnya terdapat banyak plugin statistik yang cukup bagus, dan salah satunya adalah Counterize II ini. Plugin ini memberikan statistik cukup detail, seperti Hit Counter ( Total hit, unique IP, Unique today, Unique hit), Grafik pengunjung bulanan, akumulasi per bulan, halamn yang paling banyak dikunjungi, keyword pengunjung yang sampai di blog kita dan sebagainya. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kapasitasnya. Jika statistik web kita tinggi, maka penggunaan memory space akan cukup besar.</p>
<p><strong>Akismet</strong><br />
Plugin ini merupakan bawaan wordpress, tetapi untuk mengaktifkannya memerlukan key yang bisa didapatkan secara gratis dengan registrasi terlebih dulu ( bisa dilihat di menu Akismet Configuration). Akismet sangat bermanfaat untuk menfilter komentar-komentar yang hanya berupa spam, iklan dan sebagainya. Hasil filternya terbilang sangat bagus, walau terkadang ada satu atau dua yang tidak terfilter dari ratusan spam yang masuk.</p>
<p><strong>Google Sitemaps</strong><br />
Plugin ini untuk menghasilkan XML-sitemap dari blog kita, format ini didukung Ask.com, Google, YAHOO dan MSN Search. Dengan sitemap ini sangat membantu mesin pencari tersebut untuk mengindex blog kita.</p>
<p><strong>WordPress Automatic Upgrade</strong><br />
Dengan perkembangan wordpress yang cukup cepat antara satu versi dengan versi berikutnya, maka agar lebih terjamin keamanan blog kita sebaiknya begitu muncul versi baru, maka blog kita juga diupdate. Apalagi masih menggunakan versi sangat lama. Tetapi proses update dengan FTP client sering memerlukan waktu cukup lama, karena banyaknya file yang harus diupload. Dengan plugin ini proses update menjadi lebih mudah dan relatif cepat, tinggal mengikuti langkah-langkah update melalui admin panel, maka blog kita bisa diupdate secara otomatis.</p>
<p><strong>Similar Posts</strong><br />
Plugin ini untuk menampilkan artikel yang berhubungan dengan artikel yang sedang dibuka. Dengan algoritmanya dan Customisasi konfigurasi yang disediakan, hasilnya cukup bagus.</p>
<p>Itu hanya beberapa saja plugin dari ribuan plugin yang ada. Jika anda menggunakan plugin lain yang sangat menarik dan bermanfaat silahkan ditambahkan untuk saling berbagi..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.hostgokil.com/kumpulan-modul-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>WordPress Automatic update Failed-ini Solusinya</title>
		<link>http://blog.hostgokil.com/wordpress-automatic-update-failed-ini-solusinya.html</link>
		<comments>http://blog.hostgokil.com/wordpress-automatic-update-failed-ini-solusinya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 10:04:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[failed]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.hostgokil.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Solusinya sebenarnya ada beberapa, salah satunya dengan meningkatkan timeout sehingga proses download dapat diselesaikan. Setelah itu, update akan berjalan lancar. Berikut caranya, Buka /wp-admin/includes/file.php dengan text editor bisa notepad editplus dan sebagainya Cari fungsi terkait /** * Downloads a url to a local file using the Snoopy HTTP Class. * * @since unknown * @todo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Solusinya sebenarnya ada beberapa, salah satunya dengan meningkatkan timeout sehingga proses download dapat diselesaikan. Setelah itu, update akan berjalan lancar. Berikut caranya,</p>
<p>Buka /wp-admin/includes/file.php dengan text editor bisa notepad editplus dan sebagainya</p>
<p>Cari fungsi terkait</p>
<blockquote><p>/**<br />
* Downloads a url to a local file using the Snoopy HTTP Class.<br />
*<br />
* @since unknown<br />
* @todo Transition over to using the new HTTP Request API (jacob).<br />
*<br />
* @param string $url the URL of the file to download<br />
* @return mixed WP_Error on failure, string Filename on success.<br />
*/<br />
function download_url( $url ) {<br />
//WARNING: The file is not automatically deleted, The script must unlink() the file.<br />
if ( ! $url )<br />
return new WP_Error(’http_no_url’, __(’Invalid URL Provided’));</p>
<p>$tmpfname = wp_tempnam($url);<br />
if ( ! $tmpfname )<br />
return new WP_Error(’http_no_file’, __(’Could not create Temporary file’));</p>
<p>$handle = @fopen($tmpfname, ‘wb’);<br />
if ( ! $handle )<br />
return new WP_Error(’http_no_file’, __(’Could not create Temporary file’));</p>
<p>$response = wp_remote_get($url, array(’timeout’ =&gt; 60));</p>
<p>if ( is_wp_error($response) ) {<br />
fclose($handle);<br />
unlink($tmpfname);<br />
return $response;<br />
}</p>
<p>if ( $response['response']['code'] != ‘200′ ){<br />
fclose($handle);<br />
unlink($tmpfname);<br />
return new WP_Error(’http_404′, trim($response['response']['message']));<br />
}</p>
<p>fwrite($handle, $response['body']);<br />
fclose($handle);</p>
<p>return $tmpfname;<br />
}</p></blockquote>
<p>Line yang harus diganti</p>
<blockquote><p>$response = wp_remote_get($url, array(’timeout’ =&gt; 60));</p></blockquote>
<p>Secara default sudah diatur sampai 60 detik, dan tentunya dapat kita ubah. Pada kasus saya, saya hanya dapat men-download 800 kB atau lebih dalam 60 detik (seperti yang ditunjukkan saat update gagal), jadi untuk WordPress paket yang biasanya lebih dari 2 MB, aku harus melipatgandakannya sampai setidaknya tiga kali. Tapi untuk bermain aman, saya kalikan ke lima, atau 300 detik.</p>
<blockquote><p>$response = wp_remote_get($url, array(’timeout’ =&gt; 300));</p></blockquote>
<p>Harap dicatat bahwa ketika update selesai, file ini akan berubah juga, jadi ketika anda mencoba untuk update berikutnya, Anda akan kembali ke timeout default oleh pengembang WordPress. <span style="background-color: #ffffff;" title="So, when you want to update next time, it is recommended to repeat this step, and in future version, this function may be changed as well, so it is preferable to don't use the copy of the older version you have changed this">Jadi, ketika anda ingin upgrade wordpress ke versi terbaru, dianjurkan untuk mengulangi langkah ini, karena fungsi ini dapat berubah juga.</p>
<p>Yah, saya harap developer wordpress  akan menambah konfigurasi ini, jadi kita tidak perlu mengubah file secara manual lagi. Thanks for reading, semoga berguna.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.hostgokil.com/wordpress-automatic-update-failed-ini-solusinya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Link pada wordpress</title>
		<link>http://blog.hostgokil.com/mengubah-link-pada-wordpress.html</link>
		<comments>http://blog.hostgokil.com/mengubah-link-pada-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 23:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.hostgokil.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[alamat url wordpress menjadi bagus Sorry neh kalau postingan ini sudah agak basi bagi master2 hehehhe..tapi setidaknya ada beberapa blog yang menggunakan wordpress tapi urlnya tampak kurang friendly. Masih ada kok yang url blognya kayak begini http://ipangsan.web.id/ ?p=123 Alangkah bagusnya kalau alamat url mencerminkan isi halaman url tersebut. Misal, kita lagi menulis tentang web hosting [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>alamat url wordpress menjadi bagus</h2>
<p><img title="permalink" src="http://ekosulis.net/wp-content/uploads/2009/11/permalink1-300x212.jpg" alt="permalink" width="364" height="256" /></p>
<p>Sorry neh kalau postingan ini sudah agak basi bagi master2 hehehhe..tapi setidaknya ada beberapa blog yang menggunakan wordpress tapi urlnya tampak kurang friendly. Masih ada kok yang url blognya kayak begini</p>
<p>http://ipangsan.web.id/</p>
<p><code>?p=123 </code></p>
<p>Alangkah bagusnya kalau alamat url mencerminkan isi halaman url tersebut. Misal, kita lagi menulis tentang <a title="Hosting murah paling gokil" href="http://www.hostgokil.com/" target="_self">web hosting murah</a> dan ok, maka alangkah indahnya kalau urlnya menjadi “http://ipangsan.web.id/<code>web-hosting-murah.html" ketimbang "</code>http://ipangsan.web.id/<code>?p=765</code><code>" ya bukan? </code></p>
<p>Lalu gimana caranya? gampang men..<img onclick="grin(':lol:');" src="http://ekosulis.net/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt=":lol:" /> wordpress ntu emang udah sangat memanjakan penggunanya. WordPress sudah menyediakan fitur untuk mengedit permalink dengan mudah <img style="&quot;border:none;background:none;&quot;" src="http://ipangsan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt="&lt;img src=&quot;http://ipangsan.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif&quot; style=" /> .  Caranya gampang kok, login ke wordpress admin area, terus cari menu “<strong>setting</strong>“.  Nah, nanti akan ketemu sama menu yang namanya “<strong>permalink</strong>“.  Kalau udah, di bagian common setting pilih opsi “<strong>Custome Structure</strong>“. Nah di bagian itulah kita mesti ngisi variable “<em>%postname%</em>“.</p>
<p>Apa itu “%postname%” ? “<em>%postname%</em>” itu gampangnya judul dari postingan blog kita, dengan mengisi “<em>%postname%</em>” pada “custome structure” nanti url halaman postingan blog akan mengambil dari judul postinganya <img style="&quot;border:none;background:none;&quot;" src="http://ipangsan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt="&lt;img src=&quot;http://ipangsan.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif&quot; style=" /> . Nah…jangan lupa biar urlnya lebih ciamik <img style="&quot;border:none;background:none;&quot;" src="http://ipangsan.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt="&lt;img src=&quot;http://ipangsan.web.id/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif&quot; style=" /> kita tambahin extension, misal .<em>html</em>, .<em>php</em>, .<em>ganteng</em> juga bolehh hehehhehe…. Kalau saya, isian “<strong>Custome Structore</strong>“nya adalah “<em>/%postname%.html</em>” , efeknya bisa diliat di url postingan ini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.hostgokil.com/mengubah-link-pada-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reset password admin wordpress</title>
		<link>http://blog.hostgokil.com/reset-password-admin-wordpress.html</link>
		<comments>http://blog.hostgokil.com/reset-password-admin-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 10:42:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Password]]></category>
		<category><![CDATA[Reset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.hostgokil.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Perlu diketahui WordPress versi 2.8.3 adalah rentan terhadap exploit Admin reset password, Siapapun bisa mer-reset admin password wordpress versi tersebut, hanya dengan cara yang simple saja (http://www.domain.com/wp-login.php?action=rp&#38;key[]=) otomatis login admin akan gagal. Hacker hanya bisa me-reset password admin saja, dan ngga bisa masuk ke login admin. Biarpun ngga bisa masuk ke login admin, akibatnya cukup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu diketahui WordPress versi 2.8.3 adalah rentan terhadap exploit Admin reset password, Siapapun bisa mer-reset admin password wordpress versi tersebut, hanya dengan cara yang simple saja (http://www.domain.com/wp-login.php?action=rp&amp;key[]=) otomatis login admin akan gagal. Hacker hanya bisa me-reset password admin saja, dan ngga bisa masuk ke login admin. Biarpun ngga bisa masuk ke login admin, akibatnya cukup mengjengkelkan admin asli website tersebut. Gimana ngga jengkel, mau update blog jadi ngga  bisa. login admin salah melulu.</p>
<p><img title="wplogin" src="http://www.hong.web.id/wp-content/uploads/2009/10/wplogin.jpg" alt="wplogin" width="317" height="126" /></p>
<p>Untungnya cara mereset admin password sangatlah mudah, yaitu memakai fasilitas melalui phpMyadmin. phpMyadmin adalah suatu aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman PHP yang ditujukan untuk pengelolaan basis data MySQL melalui Internet. Jikalau web anda ngga dilengkapi dengan fasilitas ini, disarankan untuk web admin agar menginstalnya.</p>
<p>Setelah masuk ke phpMyadmin, pastikan anda memilih database WordPress untuk di edit. daftar database seharusnya muncul disebelah kiri, klik database untuk pilihan editing.</p>
<p>Sesudah itu, klik pada <strong>wp_users</strong> di sebelah kiri yang seharusnya tercantumkan semua pengguna untuk situs WordPress.</p>
<p>pilih menu <strong>wp_users</strong> pada tabel kiri ( lihat gambar di bawah)</p>
<p><img src="http://i33.tinypic.com/2zz5oci.jpg" alt="" /></p>
<p><em><strong>klik kotak kecil seperti yang terlihat pada gambar </strong></em></p>
<p>- cari user login admin, lalu klik tombol<strong> edit </strong>yang di lambangkan dengan gambar pensil<br />
<img src="http://i37.tinypic.com/2vxin4g.jpg" alt="" width="505" height="115" /></p>
<p>Cari <strong>user_login</strong> admin pada kolom dan klik tombol Edit yang memiliki ikon pensil.</p>
<p><img src="http://www.hong.web.id/wp-content/uploads/2009/10/resetpwdphpmyadmin.png" alt="" width="400" height="94" /></p>
<p>Pada baris <strong>user_pass</strong>, ubahah nilainya menjadi <strong>5f4dcc3b5aa765d61d8327deb882cf99</strong> dan klik tombol Go.</p>
<p>Sekarang, masuklah ke  halaman <strong>wp-admin</strong> anda dan login dengan perincian sebagai berikut:</p>
<p>Username : <strong>admin</strong></p>
<p>Password : <strong>password</strong></p>
<p>Setelah Anda login, klik Users&gt; Your Profile&gt;  arahkan mouse ke bagian bawah halaman dan menetapkan sandi baru. Akhirnya, jangan lupa untuk memperbarui WordPress ke versi terbaru sehingga situs Anda tidak akan lagi rentan terhadap expoit reset wordpress admin.</p>
<p>Dari berbagai Sumber dan Exploitasi sendiri</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.hostgokil.com/reset-password-admin-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Upload WordPress online ke hosting</title>
		<link>http://blog.hostgokil.com/cara-upload-wordpress-online-ke-hosting.html</link>
		<comments>http://blog.hostgokil.com/cara-upload-wordpress-online-ke-hosting.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 08:14:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.hostgokil.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang kita mulai inti uploadnya. Upload ini maksudnya adalah memindahkan WordPress di server PC Anda (server lokal) ke server online (server sebenarnya). Jadi kita perlu mengubah beberapa konfigurasi, yaitu : mengedit file wp-config.php, mengekspor database dari server lokal, mengimpor database ke server online, upload file-file WordPress, mengedit tabel database untuk alamat URL. Membuat Database di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang kita mulai inti uploadnya. Upload ini maksudnya adalah memindahkan WordPress di server PC Anda (server lokal) ke server online (server sebenarnya). Jadi kita perlu mengubah beberapa konfigurasi, yaitu :</p>
<ol>
<li>mengedit file <em>wp-config.php, </em></li>
<li>meng<em>ekspor database </em>dari server lokal,</li>
<li>meng<em>impor database </em>ke server online,</li>
<li><em>upload file-file WordPress, </em></li>
<li>meng<em>edit tabel database</em> untuk alamat URL.</li>
</ol>
<ol>
<li>
<h4>Membuat Database di server Web Online</h4>
<p>Membuat database ini sama dengan cara membuat database yang sudah dibahas di “WordPress : Membuat Situs di Server Online” bagian “Membuat Database”. Pastikan Anda membuat database baru atau menggunakan database lama yang sudah kosong (sudah diapus isi databasenya). Lihat kembali artikel tersebut karena saya malas menulisnya lagi, hehe, maaf ya, bukan tanpa alasan hanya demi efektifitas waktu.</li>
<li>
<h4>Mengedit File wp-config.php di Server PC Lokal Anda</h4>
<p>Masih ingatkah Anda dengan file wp-config.php? Yang aslinya adalah wp-config-sample.php kemudian kita rename dan edit untuk menginstall WordPress di PC? Buka kembali file tersebut. Karena servernya akan dipindahkan berarti settingannya juga harus diedit dengan mengedit : <em>‘namadatabase’</em>, <em>‘namapengguna’</em>, <em>‘katasandi’</em>, dan <em>‘localhost’</em> (nama localhost diganti dengan nama MySQL host yang diberikan server online Anda, atau biarkan default bila tidak ada. Jika dibiarkan default dan saat penginstallan wordpress tidak berhasil, kemungkinan Anda harus mengganti “localhost’ dengan nama host Anda).</li>
<li>
<h4>Ekspor Database dari Server Offline</h4>
<ol>
<li>XAMPP Control Panel dijalankan</li>
<li>Browser dijalankan, ketikkan http://localhost/phpmyadmin</li>
<li>Dipilih database yang Anda gunakan untuk WordPress Anda. Dalam pelajaran sebelumnya kita membuat database dengan nama ‘dbwordpress’. klik nama database.</li>
<li>Klik [Export]</li>
<li> Tanpa banyak ba-bi-bu lagi, beri tanda pada [save as file] pada bagian bawah. Pastikan jenis file SQL terseleksi. Klik [Go]</li>
<li>Browser akan mendownload file dbwordpress.sql yang Anda buat tadi. Simpan file sql tersebut untuk langkah selanjutnya.</li>
<li>Eksport database selesai.</li>
</ol>
</li>
<li>
<h4>Import Database</h4>
<ol>
<li>Masuklah ke Control Panel server online Anda.</li>
<li>Klik phpMyAdmin</li>
<li>Cari database yang sudah Anda buat sebelumnya. misalkan nama databasenya ‘username_namadb’.</li>
<li>Terlihat bahwa database masih kosong. [Klik Import]</li>
<li>Pada bagian “File to Import” Klik “Browse”, cari file dbwordpress.sql tadi, setelah itu klik [Go].</li>
<li>Tunggu sampai proses upload sukses.</li>
<li>Setelah import database sukses, kita siap mengupload file-file WordPress kita ke server online.</li>
<li>Import database selesai.</li>
</ol>
</li>
<li>
<h4>Upload File-File WordPress</h4>
<p>Membuat folder khusus di server web online. Di bawah folder public_html atau htdocs buatlah folder misalnya “blog”. Untuk upload file-file ke server online Anda dapat menggunakan cPanel atau program FTP seperti FileZilla. cPanel seharusnya sudah disediakan server online Anda. Kalau FileZilla, Anda bisa mengunduhnya di http://filezilla-project.org.</p>
<p>Install FilleZilla tersebut di PC. Cara menggunakannya cukup mudah seperti Anda menggunakan program Explorer yang lain. Untuk menyetelnya Anda tinggal mengisi Nama Host[Mesin:] dengan nama host Anda atau nama situs Anda (misalnya: www.domainAnda.com), Nama Pengguna[Username:] dengan username di server Anda, dan [Password:] dengan password untuk login ke cPanel. Untuk [Port:] biarkan tidak diisi.</p>
<p>Pindahkan (baca: upload) file-file WordPress (pastikan sudah mengandung file wp-config.php yang sudah diedit dengan benar) ke direktori public_html atau htdocs. Caranya sama seperti yang telah dibahas sebelumnya. File-file WordPress ini adalah yang terdapat pada server Offline Anda di direktori xampp\htdocs\wordpress. Dengan ‘wordpress’ dalam contoh ini adalah folder yang berisi file-file wordpress Anda, Anda bisa saja menggunakan nama yang berbeda kan? <strong>Jangan menggunakan file-file WordPress lain atau baru diunduh karena tidak akan klop dengan databasenya.</strong></p>
<p>Kalau memakai FileZilla, caranya lebih mudah tinggal copy/paste atau drag&amp;drop. Kalau ukuran filenya cukup besar dan terdiri atas banyak file sebaiknya file-file itu dikompres dulu baru diupload dan dimekarkan di server. Cara itu dapat dipakai jika kita menggunakan File Manager cPanel.</p>
<p>Upload file-file WordPress selesai.</li>
<li>
<h4>Mengedit Database MySQL di Server Online</h4>
<p>Inilah langkah terakhir yang paling penting. Kita harus mengedit database, yang dalam contoh tadi adalah database “username_namadb” supaya dapat terhubung dengan file-file WordPress kita. Kita hanya perlu mengubah URL, yang dalam contoh ini dari ‘http://localhost/wordpress’ menjadi ‘http://www.namawebsite.com/blog’. Jika langkah ini tidak dilakukan maka situs Anda tidak akan ditampilkan karena file-file WordPress dengan databasenya adalah ibarat dua sedjoli yang sudah tidak bisa dipisahkan. Langkah-langkah mengedit database :<br />
Jalankan phpMyAdmin di Control Panel. Klik nama database Anda, dalam contoh ini “username_namadb”. Pilih dan klik pada wp_options. Pada tampilan yang muncul klik [Browse]. Pada tabel yang ada editlah 2 hal :</p>
<ol>
<li>Editlah entri “siteurl” pada kolom “option_name”. Klik edit atau gambar pena untuk mengedit. Gantilah ‘option_value’-nya dengan “http://www.namawebsite.com/blog”. <strong>Info :</strong> “www.namawebsite.com” adalah URL website Anda dan “blog” adalah folder tempat file-file WordPress berada.</li>
<li>Editlah entri “Home” pada kolom yang sama. Jika Anda tidak menemukannya, klik tanda panah di bawah tabel. Cara mengeditnya sama dengan entri siteurl di atas.</li>
</ol>
</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.hostgokil.com/cara-upload-wordpress-online-ke-hosting.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>tutorial menggunakan wordpress</title>
		<link>http://blog.hostgokil.com/tutorial-menggunakan-wordpress.html</link>
		<comments>http://blog.hostgokil.com/tutorial-menggunakan-wordpress.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 08:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.hostgokil.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mulai ngeblog atau menulis artikel dilakukan dengan cara login terlebih dahulu ke wilayah administrasi wordpress. Didalam wilayah administrasi wordpress, selain dapat digunakan untuk menulis artikel kita dapat mengatur komentar, mengganti tampilan, menambah blogroll, mengaktifkan plugin, dll. Untuk login ke administrasi wordpress dapat dilakukan dengan menuju alamat URL http://namadomain.com/wp-admin, karena pada artikel sebelumnya kita install [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p align="justify">Untuk mulai ngeblog atau menulis artikel dilakukan dengan cara <em>login </em>terlebih dahulu ke wilayah administrasi wordpress. Didalam wilayah administrasi wordpress, selain dapat digunakan untuk menulis artikel kita dapat mengatur komentar, mengganti tampilan, menambah <em>blogroll</em>, mengaktifkan <em>plugin</em>, dll.  Untuk login ke administrasi wordpress dapat dilakukan dengan menuju alamat URL<strong> http://namadomain.com/wp-admin, </strong>karena pada artikel sebelumnya kita install di didirektori wordpress, dan misalkan sebagai contoh adalah menggunakan nama domain saya, maka kita dapat menuju alamat URL h<a href="ttp://ipangsan.web.id" target="_blank">ttp://ipangsan.web.id</a>/wordpress/wp-admin, akan ada tampilan seperti gambar dibawah, kemudian kita masukan user name dan password yang sudah kita dapat pada saat install <a title="wordpress" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview ('/outbound/wordpress.org');" rel="nofollow" href="http://wordpress.org/" target="_blank">wordpress</a>.</p>
<p style="text-align: center;"><img title="admin_login_wp photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/admin_login_wp.jpg" alt="Admin Login Wp" /></p>
<p>Setelah di klik tombol <em>“<strong>Login</strong>“<strong> </strong></em>akan ada tampilan seperti gambar dibawah:</p>
<p style="text-align: center;"><img title="dashboard_wp25 photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/dashboard_wp25.jpg" alt="dashboard wordpress 2.5" /></p>
<p>Gambar diatas adalah tampilan administrasi pada WordPress 2.5</p>
<p><strong>Memulai Menulis Artikel</strong></p>
<p>Untuk memulai menulis artikel, klik menu “<em><strong>Write</strong></em>” seperti terlihat pada gambar:</p>
<p style="text-align: center;"><img title="write_post photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/write_post.jpg" alt="Menulis Artikel wordpress" /></p>
<p>Kemudian tulis judul artikel dan artikel pada tempat yang telah ditentukan.</p>
<p><strong>Menyisipkan Gambar, Video, Audio dan Media</strong></p>
<p align="justify">Untuk menyisipkan gambar, video, audio dan media dapat dipilih menu icon pada bagian sebelah atas dari editor artikel.</p>
<p style="text-align: center;"><img title="icon_media photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/icon_media.jpg" alt="icon media wp" /></p>
<p>Misalkan kita mau menyisipkan gambar, maka dapat dipilih icon untuk menambah gambar, setelah diklik akan ada tampilan seperti berikut:</p>
<p align="justify">
<p style="text-align: center;"><img title="insert_gambar_wp photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/insert_gambar_wp.jpg" alt="Sisipkan gambar wp" /></p>
<p>Untuk menyisipkan gambar dari komputer pribadi dapat di klik tombol “<strong>choose file to upload</strong>“, setelah itu kita dapat memilih gambar yang mau disisipkan dari komputer pribadi. Setelah memilih gambar tampilan akan menjadi seperti dibawah:</p>
<p style="text-align: center;"><img title="upload_gambar_wp photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/upload_gambar_wp.jpg" alt="upload gambar wp" /></p>
<p>Selanjutnya kita dapat menambah judul artikel, <em>caption </em>dan deskripsi, selain itu dapat mengatur letak gambar terhadap teks dan ukuran gambar. kemudial klik “<em><strong>Insert To Post</strong></em>“.</p>
<p align="justify">Sedangkan untuk menyisipkan gambar dari URL, dapat dimasukkan alamat URL gambar di form yang telah disediakan, selain memasukkan URL gambar kita juga dapat memasukkan deskripsi dari gambar dan mengatur letak gambar terhadap teks.</p>
<p><strong>Menambah Tag</strong></p>
<p align="justify">Klik bagian Tags dan tambahkan tag sesuai dengan artikel yang dibuat dan klik tombol “<strong>Add Tag</strong>“</p>
<p style="text-align: center;"><img title="add_tag photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/add_tag.jpg" alt="tambah tag" /></p>
<p><strong>Memilih Kategori </strong></p>
<p align="justify">Untuk memilih kategori yang sesuai dengan artikel beri tanda cek pada kategori yang sesuai, jika belum ada kategori yang sesuai dengan artikel kita dapat menambahkannya dengan cara klik “<em><strong>Add New Category</strong></em>“, tulis kategori yang sesuai dan selanjutnya klik tombol “<em><strong>Add</strong></em>“</p>
<p style="text-align: center;"><img title="add_kategori photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/add_kategori.jpg" alt="Tambah Kategori" /></p>
<p><strong>Menerbitkan Artikel</strong></p>
<p align="justify">Untuk menerbitkan artikel supaya terlihat di halaman depan website, pada menu sebelah kanan bagian “<em><strong>Publish Status</strong></em>“, dari <em>“<strong>unpublished</strong>“</em> diubah menjadi “<em><strong>published</strong></em>“.</p>
<p style="text-align: center;"><img title="publish_status photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/publish_status.jpg" alt="pulished status wp" /></p>
<p align="justify">Untuk mengatur penerbitan artikel dapat di klik “<em><strong>Edit</strong>“<strong> </strong></em>pada kata <em>Publish immadiately</em>, kemudian kita dapat mengubah tanggal dan jam kapan artikel itu akan diterbitkan.</p>
<p style="text-align: center;"><img title="jadwal_artikel photo" src="http://gembong.web.id/images/2008/04/jadwal_artikel.jpg" alt="Jadwal artikel" /></p>
<p>Setelah kita selesai mengaturnya klik tombol “<em><strong>Publish</strong></em>”</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.hostgokil.com/tutorial-menggunakan-wordpress.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
